Abstract
Salam (Syzygium polyanthum) merupakan tanaman rempah-rempah asal Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan medis maupun non medis. Daun Salam mengandung berbagai senyawa bioaktif. Salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan daun Salam adalah dengan pengeringan. Proses pengeringan dapat merusak kandungan nutrisi produk pascapanen, terutama komponen bioaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lama pengeringan dengan metode oven pada sifat kimia dan fisik daun Salam. Pengeringan dilakukan menggunakan oven yang dilengkapi blower dengan suhu untuk semua perlakuan yaitu 50oC dan waktu pengeringan 50 menit, 70 menit, 90 menit, 110 menit, 130 menit, dan 150 menit. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu aktivitas antioksidan, kadar air, kadar abu, warna dan rendemen daun Salam kering. Data hasil pengamatan dianalisis keragaman (Analysis of Variance) dengan taraf nyata 5% dengan menggunakan software Costat. Jika terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan, maka diuji lanjut dengan uji Beda Kecenderungan atau Metode Ortogonal Polynomial (MOP) pada taraf 5%. Lama waktu pengeringan memberikan pengaruh yang bebeda nyata terhadap aktivitas antioksidan, kadar air dan rendemen, namun tidak berbeda nyata terhadap kadar abu dan warna. Semakin lama waktu pengeringan akan menurunkan aktivitas antioksidan, kadar air dan rendemen daun Salam.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 0 |