Speech Acts in Bima Culture Marriage Proposals

Authors : Eva Novitasari; Aswandikasari Aswandikasari; Burhanuddin Burhanuddin
article cite 0 Year 2023
source: JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur pada lamaran pernikahan budaya Bima. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini ialah mengenai wujud atau jenis tindak tutur dan makna tindak tutur yang terdapat dalam lamaran pernikahan budaya Bima. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berfokus pada hasil observasi atau pengamatan langsung terhadap tuturan lamaran pernikahan budaya Bima sedangkan sumber data diperoleh dari narasumber dalam hal ini pemuka adat atau beberapa tokoh masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode simak dan cakap. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis padan intralingual dan padan ekstralingual. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat empat jenis tindak tutur dalam prosesi lamaran pernikahan budaya Bima di Desa Tolouwi yaitu tindak tutur asertif atau representatif (menyatakan, menyebutkan, dan memberitahukan), direktif (memohon, menyarankan, meminta, dan mengajak), komisif (menjanjikan) dan ekspresif (memuji). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tindak tutur pada lamaran pernikahan budaya Bima sangat diperhatikan dan diutamakan oleh penutur dan mitra tutur dalam bertuturPenelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur pada lamaran pernikahan budaya Bima. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini ialah mengenai wujud atau jenis tindak tutur dan makna tindak tutur yang terdapat dalam lamaran pernikahan budaya Bima. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berfokus pada hasil observasi atau pengamatan langsung terhadap tuturan lamaran pernikahan budaya Bima sedangkan sumber data diperoleh dari narasumber dalam hal ini pemuka adat atau beberapa tokoh masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode simak dan cakap. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis padan intralingual dan padan ekstralingual. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat empat jenis tindak tutur dalam prosesi lamaran pernikahan budaya Bima di Desa Tolouwi yaitu tindak tutur asertif atau representatif (menyatakan, menyebutkan, dan memberitahukan), direktif (memohon, menyarankan, meminta, dan mengajak), komisif (menjanjikan) dan ekspresif (memuji). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tindak tutur pada lamaran pernikahan budaya Bima sangat diperhatikan dan diutamakan oleh penutur dan mitra tutur dalam bertutur.


Concepts :
Asian Geopolitics and Ethnography
Middle East and Rwanda Conflicts
Bangladesh Politics, Society, and Development
article cite 0 Year 2023 source JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Citations by Year
YearCount
2023 0