ANALISA DESAIN BETON PRATEGANG TIPE I-GIRDER PADA JEMBATAN SAMOTA

Authors : Nurul Hidayati; Ranni Sahlinda; Hariyadi Hariyadi
article cite 0 Year 2024
source: Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja)
Abstract

Jembatan Samota adalah jembatan yang melintasi Sungai Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Jembatan Samota akan direncanakan ulang menggunakan beton prategang dengan jenis PC I Girder dengan bentang 80 m dan lebar 11 m. Standar analisis jembatan yang digunakan adalah standar pembebanan untuk jembatan (SNI 1725:2016) dan standar perencanaan jembatan terhadap beban gempa (SNI 2833:2016). Pembebanan yang dianalisa yaitu analisa beban sendiri, beban mati, beban mati tambahan, pengaruh temperatur, pengaruh susut dan rangkak, gaya rem, beban gempa, beban angin, analisa kehilangan prategang, lendutan serta momen. Kemudian, dilakukan perhitungan penulangan pada PC I-Girder sampai kepada perencanaan elastomer jembatan. Hasil dari perencanaan ulang Jembatan Samota dengan bentang 80 m (40+40) didapatkan tinggi optimum PC I-Girder yang dibutuhkan adalah 2.10 m yang terdiri dari 4 tendon 2 di kiri dan 2 di kanan dengan 12 strands pada setiap tendon. Diameter strands 15.24 mm dan diameter duct 85 mm. Beban mati (MS) yang diterima PC- I Girder adalah 636,777.60 kg.m, beban mati tambahan (MA) yang diterima adalah 59,153.04 kg.m, 406,980 kg.m untuk beban lajur “D”, 8,183.25 kg.m untuk gaya rem, 3,003.25 kg.m untuk beban angin dan 179,378.73 kg.m untuk beban gempa. Total kehilangan prategang akibat gesekan angkur, gesekan pada kabel, akibat rangkak dan susut, relaksasi dan perpendekan elastis beton adalah 2,965.79 kN dengan presentase kehilangan prategang 29.63%.


Concepts :
Structural Behavior of Reinforced Concrete
Railway Engineering and Dynamics
Geotechnical and construction materials studies
article cite 0 Year 2024 source Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja)
Citations by Year
YearCount
2024 0