PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MELALUI MEDIA LUBANG RESAPAN BIOPORI DI DESA GUNUNG MALANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Authors : Adra Mihra Irfani; Muhammad Yazid; Surya Ningsih; Ressy Eny Apryany; Ramdoni Ramdoni et al.
article cite 0 Year 2024
source: Jurnal Wicara Desa
Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang banyak ditemukan pada seluruh negara. Sampah merupakan sisa yang dihasilkan aktivitas makhluk hidup kemudian terbuang tanpa melakukan pengelolaan sampah, sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan. Penumpukan sampah adalah akibat rendahnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya kegiatan pengolahan sampah khususnya sampah kegiatan rumah tangga yang banyak ditemukan di setiap rumah pada suatu daerah. Jumlah dan jenis sampah terus meningkat, Hal ini dapat dilihat dari data Sistem Informasi Penaggulangan Sampah Nasional (SIPSN) pada tahun 2024 yang mencatat bahwa sampah tidak terkelola mencapai 35.96% setara dengan 11.605.262,32 ton/tahun, berdasarkan sumbernya sampah rumah tangga mencapai 49.6% daripada sampah lainnya. Permasalahan terkait banyaknya sampah yang tidak diolah dengan baik sehingga menyebabkan kotornya lingkungan di desa Gunung Malang. Tumpukan sampah rumah tangga yang terdiri dari sampah organik dan anorganik ini disebabkan terbatasnya tempat pembuangan akhir (TPA) dan armada pengangkutan sampah yang masuk di wilayah desa Gunung Malang, selain itu kurangnya kesadaran masyarakat terkait pemilahan dan pengelolaan sampah menjadi penyebab kurangnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Solusi yang didapatkan yaitu melakukan edukasi pemilahan sampah dan pemanfaatan sampah organik dengan menggunakan metode lubang resapan biopori sebagai tempat pembuangan sampah organik. Pemberian materi terkait manfaat lubang resapan biopori oleh DLHK dan melakukan penanaman di beberapa titik. Lubang resapan biopori berfungsi sebagai tempat resapan air dan penampungan sampah organik yang memiliki manfaat sebagai pupuk kompos.


Concepts :
Water and Land Management
Waste Management and Recycling
Educational Technology and E-Learning
article cite 0 Year 2024 source Jurnal Wicara Desa
Citations by Year
YearCount
2024 0