BUDIDAYA TANAMAN SEHAT KOMODITAS UNGGULAN DI SEMBALUN BUMBUNG

Authors : Aditya Aji Sunantara; Muhammad Sarjan; Nila Fitria Utami; Risqiatul Husna; Janiarti Janiarti et al.
article cite 0 Year 2024
source: Jurnal Wicara Desa
Abstract

Kekhawatiran yang semakin meningkat dari konsumen terhadap keamanan produk pangan konvensional yang dihasilkan melalui penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis dalam pertanian. Penggunaan bahan kimia yang semakin tidak terkendali menyebabkan pencemaran lingkungan, seperti tanah dan air, serta meningkatkan residu kimia dalam produk pangan. Selain itu, hama dan penyakit tanaman menjadi semakin tahan terhadap pestisida, memaksa petani untuk menggunakan lebih banyak bahan kimia, yang meningkatkan akumulasi residu berbahaya dalam pangan. Hal ini terjadi karena banyak petani belum memahami praktik pertanian yang baik, seperti yang diatur dalam Good Agricultural Practices (GAP). GAP adalah sistem sertifikasi yang diterapkan untuk memastikan proses produksi pertanian menggunakan teknologi maju yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga produk yang dihasilkan aman dikonsumsi, kesejahteraan pekerja terjamin, dan usaha tani memberikan keuntungan ekonomi. Namun, penerapan GAP di lapangan masih rendah karena biaya yang tinggi, prosedur yang rumit, dan kondisi sosial ekonomi petani yang terbatas. GAP juga penting untuk memulihkan tanah pertanian yang rusak akibat penggunaan bahan kimia. Pengembangan GAP untuk pertanian berkelanjutan dapat dilakukan melalui strategi SWOT, yang melibatkan peningkatan pelatihan dan demonstrasi untuk petani, pengajuan permohonan kepada Badan Ketahanan Pangan (BKP) untuk meningkatkan sarana penyuluhan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait GAP, serta peningkatan interaksi dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian.


Concepts :
Occupational Health and Safety Management
Geotechnical and construction materials studies
article cite 0 Year 2024 source Jurnal Wicara Desa
Citations by Year
YearCount
2024 0