Abstract
Masalah sampah plastik menjadi isu serius di Indonesia, khususnya di Kelurahan Tanjung, Kota Bima, di mana penanganan sampah masih kurang optimal. Salah satu solusi yang diterapkan adalah penggunaan Ecobrick, yaitu teknik pengelolaan sampah plastik dengan mengisi botol bekas dengan plastik hingga padat dan keras. Program ini melibatkan sosialisasi dan pelatihan di SDN 29 Tanjung dan SMPN 13 Kota Bima, di mana siswa diajarkan cara mengolah sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomi seperti furnitur. Hasil program ini menunjukkan bahwa Ecobrick efektif dalam mengurangi volume sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Penggunaan Ecobrick tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan berpotensi mengurangi dampak negatif lingkungan seperti abrasi pantai. Diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan kebiasaan baru di masyarakat terkait pengelolaan sampah.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 1 |