Abstract
Kegiatan pengabdian dilakukan di Kelompok Tani Sugih Hati yang mengembangkan berbagai tanaman hortikultura semusim (i.e. cabe, tomat, semangka dan melon) di tanah Vertisols di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan teknologi tepat guna berupa bahan pembenah organik berbasis biochar untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman hortikultura. Penggunaan biochar di lahan usaha tani ini menjadi alternatif solusi untuk memperbaiki kualitas tanah yakni dapat meningkatkan kandungan bahan organik tanah, efisiensi air dan hara, serta mengurangi kemasaman tanah akibat penggunaan pupuk anorganik beranalisis tinggi. Kegiatan desiminasi telah dilakukan menggunakan metode partisipatif dengan melibatkan anggota kelompok tani dan pengusaha pertanian dalam kegiatan diskusi terfokus. Hasil dari proses desiminasi dilaporkan bahwa para petani berperan aktif dalam mengungkapkan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam usaha tani yakni masalah pengelolaan tanah khususnya pengelolaan pupuk, pengelolaan sistem pertanaman/pola tanam dan pengendalian hama penyakit tanaman. Dengan demikian mereka sepakat untuk memanfaatkan biochar dalam sistem pertanaman. Dalam diskusi juga dibahas fenomena perubahan iklim menjadi salah satu penghambat bagi budidaya tanaman hortikultura khususnya kekeringan. Petani sangat antusias dalam memahami prospek bisnis dari tanaman hortikultura khususnya untuk memenuhi kebutuhan hotel, restoran dan sarana penunjang pariwisata lainnya di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 0 |