Perubahan Fungsi Lahan Untuk Status Rawan Bencana Dengan Remote Sensing Di Daerah Mandalika

Authors : Made Sutha Yadnya; Rosmaliati Rosmaliati; Bulkis Kanata; Abdullah Zainuddin; Paniran Paniran et al.
article cite 0 Year 2024
source: Jurnal PEPADU
Abstract

Masalah utama Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Penyanggaya Sirkuit Madalika adalah bahaya tanah longsor akibat kemiringan tanah yang terjal, masyarakat harus tahu kalau potensi tanah longsor dan menghidari pembuatan pemukiman akibat hujan atau gempa yang membuat retakan tanah. Situasi yang berbahaya tanah longsor dengan perubahan fungsi lahan dari perbukitan menjadi tanah urug. Universitas Mataram memiliki obsevatorium di Rembitan bagian dari Pusat Unggulan Iptek (PUI) Geomagnetik mengukur magnet bumi dengan satuan magnet bumi nTesla (Nano Tesla). Hasil pengukuran terjadi anomali (penurunan nilai magnet bumi. Ini merupakan precursor akan terjadinya gempa. Desa Sade dan Rembitan merupakan satu kawasan yang menjadi satu kesatuan yang harus dijaga dan memberikan pengetahuan akan bahaya banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrim. Proses menggunaka remote sensing dengan foto udara. Hal hasil telah didapatkan bebarapa titik rawan bencana. Kata kunci : Remote Sensing, Banjir, dan Tanah Longsor.


Concepts :
Plant Growth and Agriculture Techniques
Soil and Land Suitability Analysis
Geotechnical and construction materials studies
article cite 0 Year 2024 source Jurnal PEPADU
Citations by Year
YearCount
2024 0