Abstract
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memberikan peluang besar dalam pengelolaan kualitas air minum isi ulang yang memerlukan pemantauan real-time untuk memastikan kualitas yang layak konsumsi. Di kota Mataram, depot air Super Jernih menghadapi tantangan kurangnya alat pendeteksi kualitas air yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring kualitas air menggunakan sensor pH berbasis IoT yang terhubung dengan aplikasi Blynk sebagai antarmuka pengguna. Metode yang digunakan adalah prototyping, yang melibatkan tahap analisis kebutuhan, desain, pengembangan prototipe, serta evaluasi dan perbaikan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berhasil mendeteksi kualitas air dengan akurat, memberikan informasi mengenai kelayakan air minum melalui nilai pH yang ditampilkan secara real-time pada aplikasi Blynk dan LCD. Pengujian menunjukkan bahwa sistem berfungsi sesuai ekspektasi dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas air minum isi ulang. Sistem ini menjadi solusi praktis dan efisien dalam memastikan standar kualitas air yang layak konsumsi.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 1 |