Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kelompok Heterogen Berbasis Lima Bahasa Kasih terhadap Keterampilan Kolaborasi Siswa di SDN 24 Mataram

Authors : Annisa Kurniati
article cite 0 Year 2025
source: Syntax Idea
Abstract

Keteramplan kolaborasi adalah salah satu keterampilan yang sangat penting dimiliki siswa abad 21. Keterampilan kolaborasi sangat dibutuhkan di dunia kerja dan lingkungan sosial. Keterampilan kolaborasi dapat dilatih dalam proses pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran kelompok heterogen. Penerapan kelompok heterogen memberikan ruang siswa untuk saling mengajar dan mendukung, tetapi berpotensi menurunkan fokus siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran kelompok heterogen juga memiliki tantangan, seperti menentukan analisis materi dan metode pembelajaran yang tepat, tingkat partisipasi yang rendah, kesulitan bekerjasama, sulit berbagi ide, dan kurang menghargai kontribusi anggota lain dalam kelompok. Berbagai tantangan ini coba diminimalisir menggunakan bahasa kasih dalam proses pembelajaran. Mengisi batre kasi seseorang yang dikasihi dengan bahasa kasih yang tepat akan menumbuhkan rasa aman pada diri orang terkasih. Ada lima macam bahasa kasih, yakni pemberian kata-kata positif (word of affirmation), memberikan bantuan/pelayanan (act of service), waktu berkualitas bersama (quality time), memberikan hadiah (receiving gift), dan memberikan sentuhan fisik (physical touch). Observasi penelitian deskriptif kualitatif kali ini dilakukan di SDN 24 Mataram. Menggunakan teknik purposive sampling dipilihlah kelas V sebagai subjek pengamatan, mempertimbangkan heterogenitas level kognitif dan gaya belajar siswa. Setelah 5 hari menerapkan pembelajaran kelompok heterogen berbasis lima bahasa kasih menunjukkan hasil yang positif. Kelompok satu kategori “kolaboratif” untuk indikator sikap dan karakter kolaboratif. Kelompok satu mendapatkan kategori “sangat kolaboratif” untuk perilaku aktif kolaborasi dan keterampilan. Kelompok dua dan kelompok tiga dikategorikan “sangat kolaboratif” untuk ketiga indikator. Hasil ini menunjukkan bahwa siswa kelas V memiliki potensi keterampilan kolaborasi. Pembelajaran kelompok berbasis lima bahasa kasih bersifat fleksibel, dapat diterapkan dalam berbagai model pembelajaran.


Concepts :
Educational Methods and Media Use
Arabic Language Education Studies
Education and Character Development
article cite 0 Year 2025 source Syntax Idea
Citations by Year
YearCount
2025 0