Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran kimia melalui pemanfaatan Kurikulum Merdeka di MAN 2 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan populasi seluruh siswa kelas X yang berjumlah 420 orang dan sampel penelitian sebanyak 81 orang yang dipilih secara systematic random sampling. Pengumpulan data meliputi soal tes dan wawancara. Temuan menunjukkan bahwa: pertama, sehubungan dengan kinerja mereka secara keseluruhan dalam pelajaran kimia, siswa kelas X menunjukkan kategori sedang dalam hal mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Kedua, siswa menunjukkan kemahiran di seluruh indikator utama seperti evaluasi, analisis interpretasi dan pengembangan kesimpulan selama pelajaran pada mata pelajaran yang mengandung prinsip-prinsip kimia. Ketiga, implementasi kurikulum Merdeka dalam pembelajaran kimia belum dilakukan sesuai tahapan-tahapan yang dipetakan untuk menerapkan prosedur terperinci yang inklusif dalam garis besar yang dibuat untuk menyiapkan materi pembelajaran.