Abstract
Makroalga merupakan tumbuhan laut tingkat rendah atau yang lebih dikenal dengan tumbuhan berthallus. Makroalga di daerah tropis khususnya wilayah Indonesia bagian timur memiliki keanekaragaman spesies yang sangat tinggi dikarenakan Indonesia bagian timur masuk Kawsan Wallacea. Metode yang digunakan yaitu metode line transect dengan analisis data menggunakan Indeks ekologi dan Pola sebaran. Indeks keanekaragaman berkisar antara 2,45-2,80 dengan kategori ‘sedang’. Indeks keseragaman 0,80-0,81 dengan kategori ‘tinggi’ dan indeks dominansi berkisar 0,09- 0,11 dengan kategori ‘rendah’. Hal ini menandakan bahwa kondisi lingkungan di perairan Gili Air stabil dan baik untuk pertumbuhan makroalga dan tidak adanya spesies yang mendominansi. Pola sebaran makroalga berkisar antara 1,37-1,49 dengan kategori ‘mengelompok’.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |