Abstract
iare adalah gejala infeksi pada saluran usus, yang disebabkan oleh berbagai organisme seperti bakteri, virus, dan parasite (WHO, 2018). Kejadiandiare dapat dibedakan bedasarkan penyebabnya, yaitu diare infeksi dan diare non infeksi. Diare Infeksi sering dialami oleh anak usia di bawah lima tahun (R Usali, 2020). Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pola peresepan obat diare dan profil kejadian Drug Related Problems (DRPs) pada pasien diare balita di Puskesmas Rensing Lombok Timur Tahun 2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan rancangan penelitian cross-sectionaldan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive samplingdengan jumlah sampel 56 pasien. Kriteria dari DRPs dikategorikan berdasarkan PCNE V9.01. Hasil penelitian menunjukan 10 pasien tidak mengalami kejadian DRPs (17,85%) dan 46 pasienmengalami DRPs (82,14%) dengan total kejadian 101. Kategori DRPs yang terjadi berurutan dari yang tertinggi yaitu obat tidak sesuai pedoman (30,69%), dosis terlalu rendah (20,79%), obat tanpa indikasi (16,83%), gejala atau indikasi yang tidak diobati (10,89%), frekuensi penggunaan dosis yang kurang (8,91%), dosis terlalu tinggi (6,9%), frekuensi penggunaan dosis yang tinggi (2,79%) dan duplikasi terapi (1,98%).
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |