GOVERNMENT AND CASE DALAM BAHASA SASAK: KAJIAN TATA BAHASA MODEL GOVERNMEN AND BINDING THEORY

Authors : Khairul Paridi; Rahmad Hidayat; Moch. Asyhar; Ratna Yulida Ashriany
article cite 0 Year 2025
source: Prosiding Seminar Nasional Sosial dan Humaniora
Abstract

Dalam Bahasa Sasak terdapat dua jenis pronominal: pertama, pronominal yang berbentuk leksem (unbound), contohnya: aku ‘saya’, ie ‘dia’, ite ‘kita’, kemi ‘kami’, dan side ‘anda’; kedua adalah bentuk pronominal yang mirip dengan klitik. Penanada INFL dalam BS adalah modal dan aspek. Pronominal terikat BS hampir sama dengan kasus genetif (genetive case) bahasa Inggris. Dalam teori government, argumen yang berada di luar VP tidak mendapatkan Case dari head-nya, karena tidak bisa di-govern secara langsung oleh verba tersebut. Dapat diprediksi bahwa penanda case itu adalah AGR -ne, karena penanda tersebut agree dengan NP subjek dan secara struktural posisi ne itu lebih dekat dengan NP subjek. Selain itu, keberadaannya dapat mengganti posisi subjek NP dalam klausa finite (finite clause)


Concepts :
Educational Research and Methods
Islamic Finance and Communication
English Language Learning and Teaching
article cite 0 Year 2025 source Prosiding Seminar Nasional Sosial dan Humaniora
Citations by Year
YearCount
2025 0