Memahami persepsi pemilik UMKM di Lombok Timur, terhadap penggunaan metode akuntansi sederhana dalam usahanya.

Authors : Baiq Narti Widiastuti
article cite 0 Year 2025
source: Jurnal Akuntansi Bisnis dan Ekonomi
Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lapangan kerja. Pada tahun 2023, jumlah UMKM mencapai sekitar 66 juta, dengan kontribusi sebesar 61% terhadap PDB nasional atau sekitar Rp9.580 triliun, serta menyerap 97% dari total tenaga kerja, yaitu sekitar 117 juta pekerja. Namun, pengelolaan keuangan yang buruk, termasuk kurangnya pencatatan keuangan yang sistematis, menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi pemilik UMKM terhadap penggunaan metode akuntansi sederhana dalam operasional bisnis mereka. Dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi pandangan subjektif pelaku UMKM di Lombok Timur dimana di Lombok timr sendiri berdasarkan Data di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Lombok Timur (Lotim), tercatat sebanyak 23 ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdapat di Lombok Timur, dalam hal ini peneliti akan berfokus terkait tantangan, peluang, serta kendala dalam penerapan pencatatan keuangan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemisahan keuangan pribadi dan bisnis telah dilakukan, pelaku UMKM tidak menerapkan pencatatan keuangan secara konsisten. Faktor utama yang memengaruhi hal ini adalah keterbatasan waktu dan rendahnya kesadaran akan pentingnya akuntansi sederhana. Kondisi ini menghambat kemampuan pemilik UMKM untuk menilai kinerja usaha secara menyeluruh dan akurat.


Concepts :
Financial Analysis and Corporate Governance
Economic Growth and Fiscal Policies
SMEs Development and Digital Marketing
article cite 0 Year 2025 source Jurnal Akuntansi Bisnis dan Ekonomi
Citations by Year
YearCount
2025 0