Abstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kuranji, Lombok Barat, berfokus pada pengelolaan sampah melalui sosialisasi Zero Waste dan implementasi pipa biopori. Zero Waste diterapkan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi timbunan sampah. Salah satu metode yang digunakan adalah biopori, yaitu lubang resapan yang membantu penguraian sampah organik sekaligus meningkatkan infiltrasi air. Program ini diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah desa, diikuti dengan pembuatan lubang biopori menggunakan pipa paralon. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daunan, dimasukkan ke dalam pipa biopori untuk mempercepat proses dekomposisi. Pemeliharaan dilakukan secara berkala dengan menambahkan air cucian beras guna mendukung aktivitas mikroorganisme. Hasilnya, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pengelolaan sampah, sementara pipa biopori mampu mengurangi timbunan sampah dan meningkatkan kualitas tanah. Program ini menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat agar pengelolaan sampah berkelanjutan dapat terwujud. Dengan demikian, Desa Kuranji diharapkan menjadi model dalam penerapan konsep Zero Waste dan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |