Abstract
Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, memiliki potensi besar dalam pengolahan hasil pertanian, terutama pisang. Melimpahnya bahan baku membuka peluang usaha keripik pisang aneka rasa sebagai produk unggulan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat difokuskan pada inovasi varian rasa, pengemasan, dan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk. Inovasi mencakup pengembangan varian rasa seperti cokelat, doger, dan taro. Selain itu, aspek pengemasan diperhatikan untuk meningkatkan nilai jual, dengan pelatihan pembuatan kemasan yang menarik, fungsional, dan ramah lingkungan. Desain label yang informatif serta penyesuaian ukuran kemasan diharapkan memperluas akses pasar, termasuk ke supermarket dan toko oleh-oleh. Diera digital, pemasaran online menjadi strategi utama. Masyarakat dilatih menggunakan media sosial seperti Instagram dan Facebook serta strategi digital marketing untuk meningkatkan visibilitas produk. Dengan pemasaran digital, keripik pisang Desa Teratak berpotensi lebih dikenal secara nasional dan internasional. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat identitas Desa Teratak sebagai sentra produksi keripik pisang berkualitas tinggi. Pendekatan ini diharapkan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |