Abstract
Desa Pringgasela memiliki potensi pertanian yang melimpah, terutama buah nanas dan tanaman singkong. Namun, pemanfaatan hasil pertanian ini masih terbatas akibat kurangnya inovasi pengolahan, akses teknologi modern, serta strategi pemasaran yang efektif. Program Kuliah Kerja Nyata-Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram 2024-2025 bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian tersebut melalui inovasi produk dan digitalisasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif. Inovasi yang diterapkan meliputi pengolahan nanas menjadi sirup dan selai, serta pemanfaatan daun singkong menjadi keripik pangsit. Selain itu, program ini juga mencakup sosialisasi dan pelatihan digital marketing bagi masyarakat guna memperluas jangkauan pasar produk lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pembuatan produk, serta pelatihan digital marketing dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa inovasi produk dan strategi pemasaran digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan produk dan pemasaran berbasis teknologi. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sehingga meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |