Abstract
Model matematika nonlinear dari masalah BEP sulit diselesaikan dengan metode analitik untuk memperoleh solusi yang eksak, sehingga metode numerik dapat dijadikan alternatif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah program PHP yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah BEP serta membandingkan metode Steffensen dan Brent berdasarkan galat dan jumlah iterasinya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang prosedur pelaksanaannya meliputi persiapan, pengembangan program PHP, pengujian program, revisi program, analisis, dan kesimpulan. Program PHP yang telah dikembangkan dapat digunakan sebagai alat bantu alternatif dalam menyelesaian masalah BEP oleh praktisi maupun akademisi. Waktu yang diperlukan untuk mencapai break even point adalah 16,425305 tahun. Dalam penyelesaian masalah BEP, galat dari metode Steffensen adalah , sedangkan galat dari metode Brent adalah sehingga galat dari metode Brent lebih kecil daripada metode Steffensen karena . Sementara itu, jumlah iterasi yang dibutuhkan metode Steffensen adalah 109, sedangkan metode Brent adalah 56 sehingga jumlah iterasi metode Brent lebih sedikit daripada metode Steffensen karena . Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode Brent lebih efektif daripada metode Steffensen dalam penyelesaian masalah BEP berdasarkan galat dan jumlah iterasinya.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |