Abstract
Perkembangan live shopping di platform Shopee dan TikTok telah mengubah perilaku belanja konsumen, termasuk mahasiswa di Kota Mataram. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Tujuan pertama adalah untuk mengidentifikasi delapan variabel independen yang memengaruhi minat belanja mahasiswa saat Live shopping di kedua platform tersebut, yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Tujuan kedua adalah untuk mengkaji hubungan antara keputusan berbelanja dengan minat belanja menggunakan analisis korelasi, yang difokuskan secara khusus pada dua variabel tersebut karena keterkaitannya yang signifikan dalam konteks tindakan konsumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,95 yang di mana menunjukkan tingkat konsistensi yang tinggi. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa model memenuhi asumsi multikolinearitas, namun tidak memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Regresi linear berganda menunjukkan nilai R sebesar 0,75, yang mengindikasikan hubungan yang kuat antara variabel independen terhadap minat belanja responden. Faktor substansial yang memengaruhi minat belanja meliputi interaksi dan engagement, kualitas dan variasi produk, serta kepuasan belanja saat Live. Sementara itu, faktor harga, keikutsertaan influencer, keterbatasan waktu, gender, dan platform tidak menunjukkan pengaruh yang substansial.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |