Abstract
PT. Pertamina (Persero) merupakan salah satu penyedia jasa pengisian bahan bakar di Indonesia. Peran Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat penting dalam kehidupan masyarakat, sehingga untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar, perusahaan ini telah membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). SPBU merupakan sarana untuk menyalurkan bahan bakar minyak. Sebagai salah satu perusahaan yang menyediakan bahan bakar di Indonesia maka perusahaan ini harus memperhatikan kualitas pelayanan. Salah satu SPBU yang strategis di Kota Mataram adalah SPBU 54.832.12 Jl. Gajah Mada Pagesangan Kota Mataram. Banyaknya pengisian bahan bakar pertalite di waktu sibuk pagi hari dan sore hari pada SPBU ini mengakibatkan terjadinya antrian, sehingga dilakukan kajian tentang kondisi optimal pelayanan SPBU berdasarkan jumlah noozle menggunakan metode simulasi Monte Carlo, dengan memodifikasi pembangkitan bilangan acak menggunakan pembangkitan bilang acak Linier Congruent Method (LCM). Simulasi dilakukan berdasarkan waktu kedatangan dan waktu pelayanan yang diambil setiap 3 menit sebanyak 100 kali. Dengan melakukan simulasi sebanyak 500 kali dan sebanyak 10 kegiatan, dianalisis kondisi optimal berdasarkan jumlah noozle. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dibutuhkan sebanyak 4 noozle pada dispenser pertalite motor untuk mendapatkan kondisi optimal dikarenakan rata-rata sisa antrian mendekati 1 yaitu 1,51 kendaraan dan dispenser Pertalite Mobil cukup dengan 1 noozle sudah mendapatkan rata-rata sisa antrian mendekati 1 yaitu 1,62 kendaraan.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |