Abstract
Generasi Z (Gen Z) dikenal sebagai generasi "digital natives" yang sangat dipengaruhi oleh teknologi dan media sosial. Sebagai salah satu segmen pemilih strategis, mahasiswa Gen Z di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki peran signifikan dalam pemilihan gubernur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mahasiswa Gen Z, termasuk faktor psikologis, sosiologis, dan rasional. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi berganda, berdasarkan data dari survei daring terhadap 97 mahasiswa Universitas Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis, seperti emosi dan keterlibatan emosional, serta faktor sosiologis, seperti pengaruh lingkungan sosial, memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan memilih. Sebaliknya, faktor rasional, seperti evaluasi program kerja dan rekam jejak kandidat, tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya kampanye politik yang menyentuh aspek emosional dan sosial untuk meningkatkan keterlibatan politik mahasiswa Gen Z di NTB.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |