Abstract
Penelitian ini untuk mengkaji perubahan iklim di Desa Gili Gede Indah. Sebagai wilayah pesisir, Pulau Lombok rentan terhadap perubahan iklim yang memberikan dampak dalam berbagai aspek salah satunya adalah kerentanan pangan. Pulau Gili Gede merupakan gugusan Pulau yang tidak luput dari dampak perubahan iklim. Karakteristik masyarakat pesisir sebagai nelayan sangat menggantungkan hidup pada cuaca, ditambah ketergantungan pada daratan dalam pemenuhan ketahanan pangan. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, FGD, dan dokumentasi. Informan penelitian berasal dari nelayan, perempuan ibu rumah tangga, pelaku wisata, aparat desa dan komunitas. Hasil kajian menunjukkan perubahan iklim memberikan dampak pada aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Selain itu dampak signifikan dirasakan pada ketahanan pangan masyarakat Gili Gede Indah. Interaksi ketergantungan dengan daratan utama meningkat untuk konsumsi pangan yang tidak dihasilkan di Gili Gede. Krisis air bersih menjadi semakin parah sejak 5 tahun terakhir, yang terparah adalah tahun 2023.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |