Abstract
Mesin pembakaran dalam masih menjadi sumber tenaga utama transportasi dengan mengubah energi fosil menjadi energi mekanik. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi tinggi dome piston (1 mm, 3 mm, dan 5 mm) terhadap performa mesin 4-tak 87,70 cc. Metode kuantitatif digunakan dengan uji rope brake dynamometer untuk mengukur torsi, daya efektif, konsumsi bahan bakar, dan SFCe pada 2000–5000 rpm. Torsi dan daya tertinggi terjadi pada 4000 rpm, konsumsi bahan bakar tertinggi pada 5000 rpm, dan SFCe tertinggi pada 2000 rpm untuk semua variasi. Semakin tinggi dome piston, volume ruang bakar mengecil sehingga rasio kompresi dan kekuatan pembakaran menurun. Desain piston perlu disesuaikan dengan prioritas antara efisiensi atau performa mesin.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |