Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat kualitatif dan kuantitatif kambing Peranakan Etawa (PE) yang dipelihara di kawasan vulkanik Gunung Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode sensus dengan pengukuran langsung untuk sifat kuantitatif dan observasi untuk sifat kualitatif. Sifat kualitatif yang diamati meliputi warna bulu, bentuk tanduk, profil muka, bentuk tubuh, dan bentuk telinga, sedangkan sifat kuantitatif mencakup panjang badan, tinggi badan, lingkar dada, panjang kepala, lebar kepala, panjang kaki, lingkar skrotum, dan lingkar ambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kambing PE jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan betina di semua parameter yang diuji kecuali lebar pinggul, termasuk panjang badan, tinggi badan, dan lebar kepala. Sifat kualitatif kambing PE di kawasan ini didominasi oleh warna bulu putih-hitam, bentuk tanduk melengkung ke belakang, dan bentuk tubuh panjang dengan dada lebar. Sifat kuantitatif yang lebih besar pada kambing jantan menunjukkan pengaruh genetik dan hormon testosteron. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk program pemuliaan dan perbaikan genetik kambing PE di masa mendatang, serta mendukung pengembangan peternakan kambing di kawasan vulkanik Gunung Sangiang. Kata Kunci: Gunung Sangiang, Kualitatif, Kuantitatif, Peranakan Etawa.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |