Abstract
Permasalahan sampah di pulau kecil dengan tekanan kegiatan pariwisata yang popular di Indonesia, menyebabkan Gili Trawangan menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah dan membutuhkan adanya keterlibatan aktif dari seluruh stakeholder terkait. Front Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Gili Trawangan sebagai kelompok swadaya masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat peran Front Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Gili Trawangan melalui penerapan metode Participatory Learning and Action (PLA) dalam tata kelola sampah berkelanjutan. Pendekatan PLA digunakan untuk mendorong partisipasi aktif anggota FMPL dalam mengidentifikasi masalah, merancang solusi, dan mengimplementasikan aksi nyata yang sesuai dengan konteks lokal. Kegiatan dilakukan melalui lokakarya, diskusi kelompok terfokus, dan praktik langsung di lapangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas anggota FMPL dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pengelolaan sampah. Selain itu, terbangun komitmen bersama antarwarga dan pemangku kepentingan lokal untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kelembagaan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan di Gili Trawangan
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |