Abstract
Dalam rangka mempertahankan Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu lumbung Pangan nasional dan ikut serta dalam mempertahankan swasembada beras serta mengenal pangan sehat maka perlu kira memperkenalkan inovasi baru teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu yang benar melalui pelatihan dan Demplot Padi berpingmen beras merah.Permasalahan yang dijumpai pada kelompok tani Ngiring Datu I Desa Pringgejurang Utara kecamatan Montong Gading Lotim adalah belum menerapkan secara menyeluruh tentang Pengelolaan Tanaman Terpadu serta pangan sehat beras merah.Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman, sikap dan keterampilan anggota kelompok mitra terkait dengan penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu terutama dalam penggunaan Inovasi Varietas ungul baru padi berpigmen beras merah Inapago Unram 1, penggunaan benih bermutu serta pengaturan populasi tanaman dengan melalui tanam jajar legowo 4:1,serta diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang manfaat beras merah bagi kesehatan. Metode yang digunakan pada program ini adalah metode pelatihanan yang dilanjutkan dengan kerja praktik di lapang dan kaji tindak partisifatif aktif (partisipatori action research) di lapang sejak persiapan hingga evaluasi dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahapan kegiatan meliputi diberikan diklat selama 1 hari dan praktik laboratorium lapang (Demplot) Penanaman padi berpingmen beras merah varietas unggul Inpago Unram I dengan menggunakan benih bermutu melalui sistim tanam jajar legowo 4:1, umur bibit 18 hari pada luasan lahan sawah irigasi 10 are selama 3,5 bulan mulai Januari – April 2025. Evaluasi untuk mengukur keberhasilan kegiatan ini dilakukan melalui respon peserta pada saat penyampai teori/diklat, respon peserta pada saat pelaksanaan praktek lapang, pendampingan dan pengamatan pada petak laboratorium lapang. Hasil kegiatan menunjukkan, Para Peserta penyuluhan yang terdiri atas kepala desa, para ketua kelompok tani atau yang mewakili, tokoh pemuda desa Pringgejurang Utara kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, telah paham tentang deskripsi varietas unggul padi berpigmen beras merah Inpago Unram 1, kandungan dan manfaatnya bagi kesehatan, serta paham Teknologi Budidaya padi berpigmen beras merah Inpago Unram 1 melalui Pengelolaan Tanaman Terpadu khususnya menggunakan umur bibit persemaian 18 hari dan dengan pola tanam Jajar Legowo 4:1. Melalui kegiatan Demplot Pengelolaan Tanaman Terpadu padi berpigemen beras merah Inpago Unram 1 pada Kelompok Tani “Ngiring Datu I “ telah meningkatkan keterampilan pada praktik budidaya padi varietas unggul Inpago Unram1 dengan penggunaan umur bibit 18 hari persemaian, serta pola tanam Jajar Legewo 4:1 dengan hasil panen 5,5 ton/ha gabah kering giling.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |