Abstract
Permasalahan sampah plastik rumah tangga dan rendahnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan sehat masih banyak dijumpai di Desa Mendana Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Kondisi ini menyebabkan pencemaran lingkungan sekaligus ketergantungan masyarakat pada pasokan sayuran dari pasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan limbah botol plastik sebagai media tanam hidroponik sederhana yang sekaligus mampu menyediakan sayuran bergizi untuk keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah plastik serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi media tanam produktif. Metode kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu observasi dan identifikasi masalah, koordinasi dan persiapan, pelaksanaan edukasi dan pelatihan melalui tiga kali pertemuan, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada masyarakat. Sebanyak 150 botol plastik berhasil diolah menjadi media tanam hidroponik untuk sayuran selada, kangkung, dan pakcoy. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan keterampilan bercocok tanam secara mandiri di rumah. Respon positif masyarakat juga diperkuat dengan dukungan perangkat desa dalam menjaga keberlanjutan kegiatan. Dengan demikian, tujuan pengabdian masyarakat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan dan mendukung ketersediaan pangan bergizi di tingkat rumah tangga dapat tercapai.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |