Abstract
Tradisi Maulid Adat Bayan merupakan tradisi yang hingga kini masih dilestarikan dan masih tetap dilaksanakan oleh masyarakat adat Bayan dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W . Melihat adanya nilai-nilai kebudayaan yang ada di desa Karang Bajo Bayan Lombok Utara dalam prosesi Maulid Adat serta mengupas nilai-nilai kebudayaan dalam prosesi kegiatan adat tersebut untuk melakukan penelitian terkait Pelestarian Warisan Budaya Maulid Adat Di Desa Karang Bajo Bayan Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan hubungan antara fenomena yang diteliti yaitu menganalisis Pelestarian Warisan Budaya Maulid Adat Di Desa Karang Bajo Bayan Kabupaten Lombok Utara. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa didapatkan bahwa fungsi merayakan Maulid Adat yakni: 1) Sebagai peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW serta rasa cinta masyarakat adat kepada Nabi Muhammad SAW. 2) Sebagai sarana untuk bersyukur kepada Tuhan atas nikmat limpahan hasil bumi masyarakat adat bayan. 3) Sebagai sarana hiburan untuk masyarakat dan tidak melupakan warisan budaya yang sudah melekat pada diri Masyarakat Suku Sasak Bayan.Adapun Tahapan-tahapan Maulid Adat Bayan sebagai berikut (1) Menyilaq (2) Menutu (3) Bisoq meniq (4) Menghias Masjid Bayan Kuno (5) Persean (6) Meriap (7) Menghias Praja Mulud (8) Hari puncak Maulid.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |