Abstract
Gili Trawangan merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok yang sedang bangkit kembali setelah dilanda bencana alam gempa bumi dan pandemi Covid-19. Pasca pandemi Covid-19, tren wisata mulai bergeser, seperti maraknya tren digital nomad. Digital nomad adalah jenis pekerjaan remote dan dapat dilakukan dari mana saja, maka ini menjadi sebuah peluang bagi Gili Trawangan untuk menyediakan tempat yang nyaman untuk berwisata sekaligus bekerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi Gili Trawangan sebagai destinasi digital nomad ditinjau berdasarkan komponen dasar destinasi wisata dan kriteria pendukung aktivitas digital nomad. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gili Trawangan memiliki potensi sebagai destinasi digital nomad berdasarkan dari ketersediaan atraksi, amenitas, dan aksesbilitas yang memadai serta terpenuhinya kriteria pendukung digital nomad, akan tetapi masih diperlukan penambahan fasilitas pendukung seperti ketersediaan layanan kesehatan yang cukup dan terjangkau, ketersediaan toilet umum, dan serta ketersediaan layanan pemadam kebakaran untuk menunjang rasa aman bagi wisatawan digital nomad.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 0 |