Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh peran Majelis Ulama Indonesia (MUI), Halal Center, dan faktor pendukung proses sertifikasi halal terhadap keberhasilan sertifikasi produk halal pada UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk mengumpulkan data melalui kuesioner dengan skala Likert, yang disebarkan kepada 40 UMKM yang sedang atau telah menjalani proses sertifikasi halal. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator-indikator yang diperoleh dari kajian literatur, meliputi sosialisasi dan edukasi, kemudahan akses informasi, serta kredibilitas MUI; pendampingan teknis, pelatihan/workshop, dan kemudahan akses layanan Halal Center; serta faktor pendukung yang terdiri dari keterjangkauan biaya, kemudahan akses informasi, dan kesederhanaan proses sertifikasi. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak R menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara signifikan mempengaruhi keberhasilan sertifikasi halal, dengan peran MUI memberikan kontribusi dominan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendukung dan perbaikan kondisi proses dalam meningkatkan daya saing UMKM melalui sertifikasi halal, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan kebijakan sertifikasi yang lebih efisien dan aplikatif
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |