Sistem Sapaan Nama Diri Pada Masyarakat Lingkungan Aik Ampat Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat

Authors : Nurlaelani Nurlaelani
article cite 0 Year 2020
source: Kopula Jurnal Bahasa Sastra dan Pendidikan
Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk fungsi dan makna sistem sapaan nama diri di Desa Aiq Ampat Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan metode metode simak, metode cakap, serta metode introfeksi untuk mengumpulkan data, sedangkan analisis data menggunakan metode padan intralingual. Hasil analisis Sapaan Nama Diri terdiri atas singkatan julukan serta penambahan istilah kekerabatan dan gelar atau pangkat. Jenis sapaan nama diri disesuaikan dengan nama asli penuturnya atau nama panggilan sehari-hari. Berupa singkatan biasanya diambil dari awal atau akhir nama panggilannya, misalnya Faoziah disapa Fao, Sorhanik disapa Hanik, Hajit Hidayat disapa Ajet. Nama Diri berupa julukan didasari kerabat dekat, ciri fisik, dan kesukaan atau kegemaran dari orang tersebut juga dipengaruhi oleh faktor kedekatan dengan kerabat baik kemiripan dari segi fisik maupun faktor lainnya. Nama diri dengan penambahan istilah kekerabatan Haji Nur Husni disapa Kak Tuan. Ada dua faktor yang memengaruhi sapaan nama diri, yaitu faktor kedekatan dan faktor istilah kekerabatan


Concepts :
Names, Identity, and Discrimination Research
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Arabic Language Education Studies
article cite 0 Year 2020 source Kopula Jurnal Bahasa Sastra dan Pendidikan
Citations by Year
YearCount
2020 0