Abstract
Merokok pada remaja menjadi masalah kesehatan serius, terutama di daerah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi partisipatif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok. Desain penelitian pre-post test one group digunakan pada 30 siswa MTs Babul Mujahidin, Lombok Utara. Intervensi dilakukan melalui ceramah, video edukatif, dan praktikum sederhana. Analisis menggunakan uji Paired T-Test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan setelah intervensi (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap bahaya merokok. Program serupa disarankan diterapkan secara berkala di sekolah-sekolah berbasis komunitas untuk mencegah perilaku merokok sejak dini.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |