Abstract
Kelompok Tani dan Nelayan Desa Batu Putih adalah sebagai mitra kegiatan pengabdian ini. Permasalahan yang dihadapi adalah komoditi lokal baik perkebunan ataupun perikanan tidak diolah tapi hanya dijual murah kepada tengkulak. Hasil komoditi Perkebunan dan perikanan seperti tanaman rimpang, Pisang, Kacang Mete, dan ikan laut dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya jika diolah. Namun para petani dan melayan belum memiliki ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk mengolah hasil komoditinya, ketidaktahuan memasarkan produk secara digital, menghitung harga pokok produksi dan keuntungan yang diperoleh. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penguatan manajemen pendidikan usaha berbasis olahan produk lokal hasil perkebunan maupun perikanan. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah metode Pendidikan Orang Dewasa (POD) dengan teknik partisipatif. Kegiatan diawali dengan edukasi kewirausahaan dan manajemen pendidikan usaha (manajemen produksi, pemasaran, keuangan), pelatihan dan pendampingan kepada 40 (empat puluh) orang mitra. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan (thitung < 0.005), dengan peningkatan, yaitu: (1) pengetahuan kewirausahaan dan manajemen produksi sebesar 84 %, (2) kemampuan menghitung harga pokok produksi sebesar 68%,(3) pemahaman manajemen pemasaran berbasis teknologi digital sebesar 80%, serta ketertarikan berwirausaha 60%. Evaluasi akhir dari pendampingan program ini adalah berkontribusi yaitu: terbentuknya 4 (empat) kelompok usaha baru, peningkatan pendapatan dan penguatan ekonomi keluarga.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |