Abstract
Cacing tanah (Lumbricus rubellus) merupakan salah satu hewan yangmenguntungkan dan berperan dalam mengubah bahan organik, baik yang masihsegar maupun setengah segar atau sedang melapuk, sehingga menjadi bentuksenyawa lain yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Namun caing tanah(Lumbricus rubellus) dalam jumlah besar akan mengakibatkan pembusukanakar \nbahkan mematikan tanaman hias. Dimana hal tersebut akan mengurangi nilai \nekonomis dan menyebabkan kerugian. Pestisida yang berasal dari tanaman, atausering disebut sebagai pestisida nabati memiliki kelemahan yang minim. Daunjengkol merupakan pestisida nabati yang memiliki kandungan saponin, flavonoiddan tanin yang dapat digunakan sebagai pembunuh hama. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi pengaruh ekstrak daun jengkol terhadap mortalitas cacingtanah (Lumbricus rubellus). Penelitian ini dilakukan pada Februari hingga Maret \n2023 di Laboratorium Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Pasundan. metode yang digunakan adalah eksperimen denganrangkaian acak lengkap (RAL) dengan 4 kali pengulangan. Hasil penelitanmenunjukan perlakuan berbagai konsentrasi ekstrak memberikan pengaruhyangberbeda nyata pada kematian cacing tanah (Lumbricus rubellus). Konsentrasi \nekstrak daun jengkol pada 50% menunjukan pengaruh paling optimal padakematian cacing tanah (Lumbricus rubellus) dengan kematian 30 cacing dalamwaktu 24 jam. Kata kunci: Cacing Tanah, Pestisida Nabati, Mortalita