Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati dan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kontrol pada tiap indikator. Desain penelitian ini adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 18 Medan. Sampel yang digunakan adalah Kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dan X-5 sebagai kelas kontrol. Rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis post-test kelas eksperimen dan kontrol adalah 80,68 ± 5,78; 76,36 ± 6,56. Hasil kemampuan berpikir kritis pada tiap indikator kelas eksperimen dan kontrol sebesar 80,65 dan 75,95. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t dengan nilai Sig. 0,004 0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PBL berbasis CRT terhadap kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada indikator membangun keterampilan dasar, menyimpulkan dan memberikan penjelasan lanjut sedangkan pada indikator memberikan penjelasan sederhana dan mengatur strategi dan taktik tidak terdapat perbedaan yang signifikan
Concepts :
Access to Document
Open Access LinkSDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 0 |