Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pebedaaan hasil belajar kognitif dan keaktifan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Numberhead Together dan Student Achievement Division. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI MIPA SMAN 13 Medan Tahun Pembelajaran 2023/2024 dengan jumlah total 428 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Instrument yang digunakan untuk mengukur hasil belajar kognitif adalah tes pilihan berganda sedangkan instrument non test yang digunakan untuk mengetahui keaktifan siswa berupa lembar observasi.. Hasil penelitian terhadap keaktifan belajar menunjukkan bahwa rata-rata nilai keaktifan siswa dikelas NHT lebih tinggi dengan perolehan rata-rata 81,61 sedangkan kelas STAD memperoleh rata-rata 75,05. Hasil hipotesis data keaktifan siswa memperoleh nilai signifikansi 0,12 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain terdapat perbedaan keaktifan belajar antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Number head Together (NHT) dan Student Achievement Division (STAD). Hasil penelitian terhadap hasil belajar kognitif siswa yang diperoleh menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas dengan model NHT lebih tinggi yaitu 79.96 dibandingkan dengan kelas control yaitu 75. Hasil hipotesis data rata-rata posttest memperoleh nilai signifikansi 0,39 0,05, yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara hasil belajar kognitif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Numbered head Together dan Student Achievement Division.
Concepts :
Access to Document
Open Access LinkSDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2024 | 0 |