Abstract
Penelitian ini membahas mengenai “Perilaku Penelusuran Informasi \nDalam Menggunakan Internet di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian dan \nAgrobisnis Perkebunan”. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah perilaku \npenelusuran informasi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian dan Agrobisnis \nPerkebunan dalam menggunakan internet dan faktor yang menjadi hambatan \nmahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian dan Agrobisnis Perkebunan dalam \nproses penelusuran informasi dalam menggunakan internet. \nJenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu \nmendeskripsikan dengan cara menggambarkan informasi yang didapat dari \nlapangan seperti apa adanya kemudian dituangkan ke dalam analisis data \npenelitian. Informasi yang didapat oleh peneliti dalam penelitian ini melalui \nproses observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini \nialah berjumlah delapan orang dari jurusan yang berbeda-beda yang telah \nmemenuhi kriteria subjek penelitian. \nHasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku penelusuran informasi \nmahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian dan Agrobisnis Perkebunan dalam \nmenggunakan internet dilakukan karena adanya kebutuhan mahasiswa terhadap \ninformasi untuk membantu dalam menyelesaikan tugas akhir. Penelusuran melalui \ninternet dilakukan karena kurangnya informasi yang pengguna inginkan di koleksi \nperpustakaan. Karena sulitnya mendapatkan informasi yang di inginkan, \npengguna memilih untuk menelusur informasi di internet. kemudian dari delapan \ntahap-tahap model ellis yang dimulai starting, chaining, browsing, differentiating, \nmonitoring, extracting, verifying, dan ending hanya monitoring, extracting dan \nending yang terlewatkan dan tidak digunakan oleh pengguna. Hal ini disebabkan \noleh pengguna tidak mengerti tahapan yang dikemukakan Ellis, alasan lain karena \npengguna menganggap informasi yang pengguna dapatkan sudah memenuhi \nkebutuhan informasinya. Kemudian faktor yang menjadi hambatan mahasiswa \nketika menelusur informasi di internet adalah kurangnya koneksi jaringan yang \ndisediakan oleh perpustakaan dan banyaknya konten-konten sampah yang muncul \ndi tampilan menu ketika menelusur di internet, faktor lain yaitu file kosong ketika \nmendapatkan judul yang sudah sesuai.