Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Efficacy Siswa SMAN 7 Medan

other cite 0 Year 2024
source: Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Validitas bahan ajar pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa; 2) Kepraktisan bahan ajar pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa; 3) Keefektifan proses pembelajaran yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa; 4) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah menggunakan bahan ajar yang dikembangkan; 5) Pencapaian Self-efficacy siswa setelah menggunakan bahan ajar yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research). Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama, pengembangan bahan ajar pembelajaran berbasis masalah menggunakan model pengembangan Four-D, dan tahap kedua menguji cobakan bahan ajar pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan di kelas X IPS SMAN 7 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bahan ajar pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan dinyatakan valid oleh para profesional dengan kategori layak digunakan; 2) Bahan ajar pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan dinyatakan praktis dan bermanfaat oleh para profesional dengan kategori layak digunakan dan dapat diterapkan; 3) Proses pembelajaran yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan berbasis masalah memenuhi kategori efektif, ditinjau dari: a) Ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada uji coba I sebesar 78,33 % dan uji coba II sebesar 85%, b) Ketercapaian kemampuan guru mengelola pembelajaran pada uji coba I dengan rata- rata 4,13 ( baik) Dan uji coba II sebesar 4,24 (baik); 4) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan bahan ajar pembelajaran berbasis masalah yang telah dikembangkan dilihat dari nilai rataan N-gain pada uji coba I dan uji coba II masing – masing sebesar 0,36 yang berada pada kategori rendah dan 0,44 yang berada pada kategori sedang; 5) Pencapaian Self-efficacy matematis siswa telah mengalami peningkatan dari uji coba I ke uji coba ke II setelah pembelajaran yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan pembelajaran berbasis masalah.


Concepts :
Historical Studies and Socio-cultural Analysis
Medieval and Early Modern Justice
Death, Funerary Practices, and Mourning
other cite 0 Year 2024 source Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Access to Document
Open Access Link
Citations by Year
YearCount
2024 0