Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Metodologi yang digunakan peneliti adalah studi kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi mendalam terhadap 100 mahasiswa, baik penerima beasiswa maupun non-penerima. Hasil wawancara ini menunjukkan bahwa fenomena gaya hidup konsumtif di kalangan penerima beasiswa KIP Kuliah berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan mereka, karena banyak yang cenderung mengalokasikan dana dengan cara yang tidak sesuai dengan kebutuhan akademik mereka. Selain itu, keterlambatan dalam pencairan dana memperburuk kesulitan perencanaan keuangan siswa, mendorong mereka untuk mencari penghasilan tambahan dan berpotensi mengalihkan dana dari tujuan pendidikan yang mereka maksudkan. Sebuah tinjauan literatur mendukung temuan ini, menyatakan bahwa kurangnya pendidikan keuangan dan kontrol perilaku yang lemah memperburuk situasi, sehingga sulit bagi siswa untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan mengidentifikasi pola pengelolaan keuangan yang tidak efisien dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program beasiswa KIP Kuliah.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |