Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium terhadap kemampuan psikomotorik siswa SMA Negeri 2 Labuapi tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain post test only equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 2 Labuapi tahun 2025. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan terpilih kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol, dengan perlakuan model pembelajaran discovery learning. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar observasi unjuk kerja yang dilengkapi dengan rubrik penilaian untuk mengukur kemampuan psikomotorik siswa. Analisis data dilakukan uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis dengan menggunakan independent samples T-test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik, menunjukkan bahwa uji normalitas kelas eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi kelas eksperimen yakni (0.200 > 0.05), kemudian pada kelas kontrol nilai signifikansi data kemampuan psikomotorik (0.114 > 0.05), dan uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi (0.508 > 0.05), kemudian uji hipotesis dengan nilai signifikansi (0.000 < 0.05) dan nilai thitung > ttabel (18.709 > 2.00). Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh signifikan untuk meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa, karena pada model pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium siswa dibiasakan untuk produktif, analitis dan kritis serta memberikan kesempatan penuh kepada siswa untuk terlibat secara maksimal dan berperan aktif dalam proses pembelajaran dengan adanya kegiatan eksperimen praktikum di laboratorium secara mandiri yang menambah wawasan dan pengalaman belajar siswa menjadi lebih nyata dan bermakna, sehingga keterampilan psikomotorik siswa dapat dioptimalkan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penerapan model inkuiri berbasis laboratorium terhadap kemampuan psikomotorik siswa di SMA Negeri 2 Labuapi tahun ajaran 2024/2025.