Pelatihan dalam Pengembangan Tanaman Kentang di Kecamatan Kanreapia Kabupaten Gowa

article cite 0 Year 2025
source: Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Agrisevika
Abstract

Petani kentang di Desa Kanreapia menghadapi tantangan fluktuasi harga, ketergantungan pada tengkulak, kelembagaan tani lemah, dan minimnya pengolahan pascapanen, dengan produktivitas 20 ton/ha (dibawah potensi 30 ton/ha). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi masalah aktual, merumuskan strategi partisipatif, dan memperkuat kelembagaan serta pemasaran berbasis kearifan lokal. Menggunakan participatory action research (PAR) melalui diskusi terstruktur dan observasi lapangan bersama 25 petani, penyuluh, dan akademisi. Hasil mengungkap empat masalah utama: (1) ketergantungan pada tengkulak, (2) minim diversifikasi produk olahan, (3) kelembagaan tidak optimal, dan (4) akses informasi terbatas. Rekomendasi mencakup penguatan kelembagaan sebagai unit bisnis kolektif, pelatihan pascapanen, dan kolaborasi pemasaran digital. Pendekatan partisipatif efektif membangun solusi kontekstual, namun memerlukan pendampingan jangka panjang dan integrasi kebijakan lokal untuk keberlanjutan.


Concepts :
Agricultural Development and Management
Agricultural Research and Practices
Shallot Cultivation and Analysis
article cite 0 Year 2025 source Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Agrisevika
Citations by Year
YearCount
2025 0