Abstract
Buku cerita bergambar memiliki potensi besar dalam mendukung literasi fisik anak usia sekolah dasar dengan perpaduan unsur naratif, visual, dan pengalaman gerak. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik buku cerita bergambar yang menarik dan dapat dimaksimalkan sebagai bagian dalam mengaktualisasikan literasi fisik pada anak sekolah dasar. pendekatan peneltian ini menggunakan metode systematic literature review dengan panduan PRISMA dengan tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel. Adapun kriteria inklusi ditentukan sebagai berikut: artikel terbit dalam lima tahun terakhir (2019-2024), menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif, atau R&D, dan membahas pengembangan atau aplikasi buku cerita bergambar pada konteks pendidikan anak. Sebanyak 140 artikel yang teridentifikasi kemudian diproses menjadi enam artikel yang sesuai kriteria dan lebih lanjut dianalisis secara tematik. Temuan hasil kajian dengan tiga tema utama, yaitu: (1) elemen naratif yang memberikan dorongan keteribatan aktif anak, (2) visualisasi dengan karakter yang dapat memperkuat fokus dan pemahaman gerak, dan (3) pendekatan embodied cognition dalam mengintegrasikan aktivitas fisik ke dalam cerita. Sintesis hasil kajian mendeskripsikan bahwa buku cerita bergambar yang efektif tidak hanya menyajikan narasi dan visualisasi semata, namun harus dapat menumbuhkan minat baca dan mengembangkan pemahaman dan motivasi anak untuk lebih aktif bergerak. Maka dari itu, buku cerita bergambar menjadi media strategis dalam membangun literasi fisik di sekolah dasar.