Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) dengan media LKPD lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran langsung di SMPN 7 Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan posttest-only control group design. Populasi penelitian siswa kelas VIII SMPN 7 Mataram, sampel penelitian kelas VIII-J sebanyak 42 siswa sebagai kelas eksperimen dan VIII-I sebanyak 42 siswa sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran SFE, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan representasi matematis. Hasil uji-t menunjukkan bahwa diterima, yang berarti rata-rata kemampuan representasi matematis kelas eksperimen lebih baik dari rata-rata kemampuan representasi matematis kelas kontrol. Selain itu, rata-rata hasil belajar siswa di kelas eksperimen juga lebih tinggi, dan terdapat peningkatan sikap positif yang lebih tinggi pada siswa di kelas eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) dengan media LKPD lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran langsung di SMPN 7 Mataram Tahun Ajaran 2024/2025.