Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan dan valuasi empat Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap data sekunder laporan keuangan dan data pasar kemudian ditafsirkan menggunakan kerangka teori sinyal dan teori nilai perusahaan. Hasil analisis menunjukkan BUS1 mengalami perbaikan komprehensif: profitabilitas meningkat, efisiensi membaik, kualitas aset dan likuiditas terjaga, struktur modal dan permodalan sehat, sehingga diikuti kenaikan EPS. BUS2 mempertahankan ROA, ROE, EPS, NPF, FDR, dan CAR yang kuat, tetapi mengalami penurunan PBV dan PER yang signifikan, mengindikasikan normalisasi ekspektasi pasar meski fundamental tetap solid. BUS3 dan BUS4 menunjukkan profitabilitas lemah atau negatif, BOPO tinggi, leverage besar, dan pola FDR yang lebih berisiko, sehingga PBV mereka cenderung rendah atau sangat fluktuatif dan PER sering ekstrem/negatif, mencerminkan keraguan serta spekulasi pasar. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi profitabilitas tinggi, efisiensi, kualitas aset baik, struktur modal sehat, dan permodalan kuat merupakan sinyal positif yang secara konsisten diterjemahkan pasar ke dalam valuasi saham yang lebih baik pada perbankan syariah Indonesia
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |