Abstract
Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tanak Rarang, Lombok Tengah, dalam bentuk sosialisasi dan edukasi pemanfaatan energi listrik pascaprogram bantuan sambungan listrik murah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi energi dan mengidentifikasi dampak ekonomi awal dari pemanfaatan listrik dalam kehidupan masyarakat. Pengabdian dilakukan melalui metode partisipatif, melibatkan edukasi kepada siswa di Pondok Pesantren Al-Pandany dan sosialisasi kepada calon penerima manfaat di tingkat komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berkontribusi dalam membentuk kesadaran hemat energi di kalangan siswa dan membuka peluang produktivitas rumah tangga melalui pemanfaatan listrik secara mandiri. Kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi literasi energi ke dalam program elektrifikasi pedesaan dan mendorong perlunya penguatan sosialisasi teknis serta pendampingan ekonomi agar manfaat program dapat berkelanjutan.