Abstract
Pembangunan merupakan proses transformasi ekonomi, sosial, dan budaya yang menempatkan pengembangan masyarakat sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Pengembangan masyarakat menekankan partisipasi aktif dan pemberdayaan komunitas agar mandiri, bebas eksploitasi, dan mampu mengatasi kesenjangan sosial secara berkelanjutan. Di Indonesia, pemberdayaan petani sangat penting karena keterbatasan akses teknologi, modal, dan informasi yang menyebabkan produktivitas rendah dan kemiskinan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur, bertujuan menganalisis implementasi prinsip-prinsip pengembangan masyarakat dalam program pemberdayaan petani tanaman pangan periode 2016-2024. Sumberdata data dari artikel ilmiah dengan basis data Google scholar, jurnal terakreditasi Ristekdikti dan data sekunder lain yang relevan. Analisis data berdasarkan derajat impelementasi 26 prinsip pengembangan masyarakat Jim Ife dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% prinsip pengembangan masyarakat telah diimplementasikan dengan baik, terutama pada prinsip partisipasi, pemberdayaan, dan definisi kebutuhan. Namun, kelemahan signifikan pada prinsip penghargaan terhadap sumber daya lokal dan struktur yang merugikan petani masih sangat rendah diimplementasikan. Perlu aktivitas pemberdayaan khusus agar pembangunan masyarakat bersifat inklusif, adil, dan berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan komunitas, reformasi kebijakan agar pro-petani, serta penguatan kelembagaan dan jejaring antar petani. Implementation of Community Development Principles in Empowering Farming Communities Abstract Development is a process of economic, social, and cultural transformation that places community development as the key to improving the quality of life in a sustainable manner. Community development emphasizes active participation and empowerment of communities to be independent, free from exploitation, and able to overcome social disparities in a sustainable manner. In Indonesia, farmer empowerment is very important because of limited access to technology, capital, and information that causes low productivity and high poverty. This study is a qualitative study with a literature study approach, aiming to analyze the implementation of community development principles in the food crop farmer empowerment program for the 2016-2024 period. Data sources from scientific articles with Google scholar databases, Ristekdikti accredited journals and other relevant secondary data. Data analysis is based on the degree of implementation of Jim Ife's 26 community development principles in farmer community empowerment activities. The results of the study show that 65% of community development principles have been implemented well, especially in the principles of participation, empowerment, and definition of needs. However, significant weaknesses in the principle of respect for local resources and structures that are detrimental to farmers are still very low in implementation. Special empowerment activities are needed so that community development is inclusive, equitable, and sustainable through community education and training, pro-farmer policy reform, and strengthening institutions and networks between farmers.