Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran PAI Akidah Akhlak. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang kesulitan mengidentifikasi masalah, menyusun alasan logis, dan menarik kesimpulan secara tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di MAN 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas XI yang diberikan tes uraian sebanyak 10 soal yang disusun berdasarkan lima indikator berpikir kritis menurut Ennis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji paired sample t-test) serta dihitung nilai N-Gain-nya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari pretest sebesar 54,87 menjadi 68,27 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,30 termasuk dalam kategori sedang. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada aspek mengidentifikasi masalah, memberikan alasan, menggunakan informasi secara relevan, menarik kesimpulan, dan mengevaluasi argumen. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru PAI lebih aktif menggunakan media pembelajaran interaktif dan kontekstual untuk mendorong keterlibatan dan daya pikir kritis siswa dalam memahami nilai-nilai akidah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.. The Influence of Canva-Based Interactive Learning Media on Students' Critical Thinking Skills Abstract Critical thinking skills are important skills that need to be developed in the learning process, including in the subject of Islamic Religious Education Akidah Akhlak. However, the reality in the field shows that many students still have difficulty identifying problems, formulating logical reasons, and drawing conclusions correctly. Based on these problems, this study aims to determine the effect of the use of learning media on improving students' critical thinking skills at MAN 1 Mataram. This study uses a quantitative approach with a one group pretest-posttest design. The subjects of the study were 30 grade XI students who were given a descriptive test of 10 questions arranged based on five indicators of critical thinking according to Ennis. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics (paired sample t-test) and the N-Gain value was calculated. The results showed an increase in the average score from the pretest of 54.87 to 68.27 in the posttest. The average N-Gain value of 0.30 is included in the moderate category. The t-test showed a significance value of 0.000 (p <0.05) which means there is a significant difference between the pretest and posttest scores. These findings indicate that the use of learning media has a positive influence on students' critical thinking skills, especially in the aspects of identifying problems, providing reasons, using information relevantly, drawing conclusions, and evaluating arguments. Based on these results, it is recommended that Islamic Religious Education teachers be more active in using interactive and contextual learning media to encourage students' involvement and critical thinking in understanding the values ??of faith and morals in everyday life.