Abstract
Pelabuhan Laut Lembar merupakan pelabuhan utama di pulau Lombok yang menghubungkan rantai distribusi guna memenuhi kebutuhan logistik di pulau Lombok, sehingga kinerja operasional Pelabuhan Laut Lembar harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Laut Nomor HK.103/2/18/DJPL-16 tanggal 12 Juli 2016 tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan. Parameter standar kinerja pelabuhan antara lain kinerja waktu pelayanan kapal, kinerja pelayanan bongkar/muat dan kinerja utilisasi dan pemanfaatan fasilitas pelabuhan dengan 9 indikator yang dievaluasi. Untuk menghitung kinerja operasional pelabuhan, diperlukan data arus tambat dan bongkar muat di pelabuhan Laut Lembar yang didapatkan dengan survey langsung kegiatan PT. Pelindo III cabang Lembar selama 3 (tiga) bulan penelitian. Selain itu data-data penggunaan gudang dan arus distribusi barang juga ditinjau utnuk menentukan nilai pengaruhnya terhadap kinerja operasional pelabuhan. Berdasarkan hasil penelitian selama bulan November 2023-Januari 2024 dengan total 248 kasus tambat dan 57 kapal yang berbeda diperoleh data manifest kapal terkait barang yang di bongkar di pelabuhan laut Lembar meliputi barang semen curah, pupuk curah, batu bara, pasir curah, RBD Olein, solar, semen bag, pupuk bag dan peti kemas. Analisis perhitungan diperoleh bahwa kinerja operasional Pelabuhan Laut Lembar secara keseluruhan dikategorikan baik, dengan kinerja waktu pelayanan kapal dikategorikan baik, kinerja pelayanan bongkar/muat dikategorikan baik dan kinerja utilisasi dan pemanfaatan fasilitas dikategorikan baik. Namun jika diuraikan berdasarkan perbedaan manifest-nya, didapatkan hasil yang beragam di mana hal tersebut dipengaruhi oleh tata cara bongkar/muat dan skema distribusinya. Port Operational Performance Review and Logistics Distribution in the Lembar Sea Port Based on Ship Manifest Abstract Lembar Sea Port is the main port on Lombok Island that connects the distribution chain to meet logistics needs on Lombok Island, so the operational performance of Lembar Sea Port must meet the standards criteria by the Director General of Sea Transportation Number HK.103/2/18/DJPL-16 dated July 12, 2016 concerning Port Operational Service Performance Standards. The Standard port of performance parameters include; ship service time performance, loading/unloading service performance, performance of utilization and use of port facilities with using 9 criteria indicators. To calculate port operational performance, data on mooring and loading/unloading flows are required at the Lembar Sea Port obtained through a direct survey of PT. Pelindo III Lembar branch activities for 3 (three) months of research. In addition, data on warehouse usage and goods distribution network are also reviewed to determine their influence on port operational performance. Based on the analysis of data during November 2023-January 2024 with a total of 248 mooring activities and among 57 different kinds of ships, we found that the manifest data of ship was obtained related to goods unloaded at Lembar sea port including bulk cement, bulk fertilizer, coal, bulk sand, RBD Olein, diesel, bag cement, bag fertilizer and containers. The analysis result was obtained that the overall operational performance of Lembar sea port was categorized as good performance, with good ship service time performance, good loading/unloading service performance, and utilization and utilization of facilities categorized is good. However, if it's described based on the differences in the ship manifest, various results were obtained where this was influenced by the loading/unloading procedures and distribution schemes.