Abstract
Pengembangan bahan ajar bahasa Arab yang relevan dan kontekstual memerlukan integrasi analisis kebutuhan (needs analysis) yang mencakup dimensi linguistik, target, situasional, dan strategi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka strategi pengembangan bahan ajar bahasa Arab melalui tinjauan pustaka sistematis (Systematic Literature Review) berbasis pedoman PRISMA 2020, dengan menganalisis literatur dari database Scopus, Google Scholar, dan DOAJ periode 2016–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa meskipun analisis kebutuhan diakui penting, implementasinya masih parsial, kurang mengintegrasikan keempat dimensi secara menyeluruh, dan minim adaptasi terhadap kearifan lokal serta teknologi digital. Penelitian ini mengusulkan model strategis integratif berbasis bukti untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, dengan fokus pada penyesuaian konteks lokal, penggunaan media digital, dan variasi aktivitas belajar. Temuan ini memberikan panduan aplikatif bagi pendidik dan pengembang kurikulum untuk merancang bahan ajar yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik.